Rumusan masalah dan Tinjauan Pustaka pada Riset Pemasaran

Ibarat sebuah pondasi sebuah bangunan, rumusan masalah merupakan pondasi awal dalam sebuah penelitian (apabila benar pada tahap perumusan masalah maka riset/penelitian akan mudah terstruktur sesuai apa yang diharap2 (apabila benar pada tahap perumusan masalah maka riset/penelitian akan mudah, terstruktur sesuai dengan apa yang diharapkan), apabila tahap rumusan masalah ini tidak benar maka akan sulit sekali bagi peneliti untuk melaksanakan penelitiannya, artinya ia akan sulit menyajikan hasil penelitiannya.

Rumusan masalah dan Tinjauan Pustaka pada Riset Pemasaran

Definisi Perumusan masalah merupakan pernyataan masalah umum dan identifikasi komponen spesifik dari masalah riset pemasaran.

Secara sistematis dalam perumusan masalah terdapat langkah-langkah atau point penting, diantaranya sebagai berikut:

1. Dari mana masalah diperoleh ( menentukan sumber permasalahan yang di teliti)

Dari mana masalah diperoleh? Yang jelas masalah mesti merupa2diperoleh? Yang jelas masalah mesti merupakan bagian kebutuhan seseorang yang harus dipecahkan. Dalam hal pemasaran berarti masalah didapatkan seputar pemasaran.

•Perubahan yang tidak terantisipasi berbagai faktor lingkungan eksternal organisasi dapat menciptakan masalah atau peluang, diantaranya perubahan lingkungan demografis, ekonomi, teknologi, persaingan, politik dan hukum, produk baru yang ditawarkan pesaing, perubahan gaya hidup, dll. Perubahan tersebut menjadi masalah/peluang maka diperlukan riset

•Perubahan yang terencana perubahan terencana berorientasi pada masa depan. Peranan riset berupa pengkajian kelayakan setiap alternatif yang dipertimbangkan. 3. Kemampuan mengidentifikasi gagasan baru gagasan baru dapat bersumber dari pelanggan dalam bentuk komplain dan saran, distributor, konsultan. Riset ini berperan untuk pengembangan produk baru.

# Secara singkat menentukan masalah dalam penelitian terjadi karena: adanya phenomena (fakta) yang tidak sesuai dengan harapan maka untu itu dibuat penelitian

Contoh : Beberapa tahun yang lalu Xerox pernah kelabakan munan penjualan mesin menghadapi penurunan penjualan mesin fotocopy secara dramatis, yang sebagian besar direbut para pesaing dari jepang. Hal ini merupakan gejala. Setelah dilakukan riset, diketahui bahwa Xerox lebih berfokus pada fitur/karakteristik yang ingin ditambahkan pada mesin fotocopynya supaya tampak lebih menarik, padahal konsumen menuntut kualitas produk

Berdasarkan contoh tersebut, riset pemasaran tidak menghasilkan jawaban atau strategi spesifik untuk masalah yang dihadapi. Sebaliknya riset pemasaran menghasilkan data yang harus diinterpretasikan dan diterjemahkan ke dalam rencana tindakan oleh pihak manajemen, sehingga harus diprioritaskan sesuai dengan harapan manajemen.

Masalah dalam penelitian bukan berarti sesuatu yang negative, termasuk hal yang positif yang ingin kita cari tahu bagaimana itu bisa terjadi,contoh  : Meneliti produk/layanan A yang mengalami peningkatan penjualan yang pesat 


2. Masalah dan judul penelitian

Masalah dalam penelitian harus sesuai dengan aspek-aspek sebagai berikut

  • Penelitian harus sesuai minat peneliti (supaya mudah dalam melaksanakan penelitiannya karena sesuai dengan minat
  • Penelitian masalah harus bisa dilaksanakan
  • Tersedia factor pendukung
  • Hasil penelitian bermanfaat

Untuk lebih jelas dalam menentukan judul penelitian  baca lebih lengkap dalam : menentukan judul skripsi dengan mudah

3. Jenis Permasalahan

Secara garis besar peneliti mempermasalahkan penomena atau gejala atas 3 jenis:

  1. Problem untuk mengetahui status atau mendeskripsikan penomena maka dalam hal ini terjadilah bentuk penelitian Deskriptif 
  2. Problem untuk membandingkan phenomena Komparasi (peneliti membandingkan phenomena kemudian mencari arti atau manfaat dari persamaan dan perbedaan yang ada
  3. Problem untuk mencari hubungan antara dua phenomena Korelasi. Terdapat 2 jenis penelitian korelasi ( Korelasi Sejajar, Korelasi Sebab Akibat)

4. Merumuskan Judul penelitian

  1. Judul penelitian yang lengkap mencakup :
  2. Sifat dan jenis penelitian
  3. Menunjukan objek yang diteliti
  4. Subjek penelitian 
  5. Menjelaskan lokasi penelitian (tempat)
  6. Tahun/waktu terjadinya 


5. Tinjauan pustaka (teori yang menduka (teori yang mendukung penelitian yang dilakukan)

Tinjauan pustaka atau survei literatur:  Identifikasi, lokasi, dan analisis dari dokumen yang berisis informasi yang berhubungan dengana permasalahan penelitian secara sistematis. 

Dokumen ini meliputi jurnal, abstrak, tinjauan, buku, data statistik, dan  laporan penelitian yang relevan.

Tujuan dari tinjauan pustaka: untuk melihat apa saja yang pernah dilakukan sehubungan dengan masalah yang diteliti, Menghindarkan dari diri dari duplikasi penelitian, Menghasilkan pengertian dan pandangan yang lebih jauh tentang permasalahaan yang diteliti.


Tiga hal yang dapat dipertimbangkan untuk menentukan seberapa jauh tinjauan pustaka di perlukan:

  1. Tinjauan pustaka harus terorganisir dengan rapi dan terkait erat dengan penelitian yang dilakukan, berfokus kepada area penelitian yang hanya untuk pustaka yang membahas masalah yang terkait dengan penelitian yang dilakukan.
  2. Penelitian dilakukan pada bidang yang sering perlu membatasi diri pada bidang yang lebih sempit namun sangat mendalam.
  3. Penelitian dilakukan pada bidang yang belum atau masih jarang dilakukan penelitian, pembatasan fokus menjadi agak lebar.


Studi Kasus

Contoh gejala masalah :

"Volume penjualan menurun tajam dalam kurun waktu setahun terakhir, pangsa pasar mengecil, jumlah keluhan meningkat"

Itu adalah contoh gejala adanya masalah, bukan masalah. 

Gejala adalah dampak adanya suatu masalah, gejala adalah tanda-tanda (indikasi) adanya suatu masalah, gejala adalah hasil yang timbul dari masalah yang sebenarnya.


Contoh kasus:

Gejala : omset penjualan brownis kukus menurun tajam

Masalah manajemen pemasaran:

“haruskah bu empunya brownies mengubah rasa, komposisi isi, atau karakteristik browniesnya saat ini?

Masalah riset pemasaran :

“Bagaimana tanggapan/respon konsumen terhadap brownisnya saat ini, komposisi brownies seperti apa yang sesuai dengan selera pembeli?”


Informasi hasil riset :

  • Selera pembeli terhadap brownies sudah berubah.
  • Apakah yang dimaksudkan dengan tujuan riset/tujuan penelitian?
  • Dalam praktek penulisan karya ilmiah, tujuan Riset adalah menjawab pertanyaan penelitian yang sudah anda rumuskan. Menemukan jawaban atas pertanyaan penelitian anda.

Merujuk pada contoh definisi masalah, maka tujuan riset dapat ditetapkan seperti berikut:

  • Untuk mengetahui apakah variabel layanan, yang terdiri dari faktor fisik, keandalan, jaminan, empati mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan
  • Untuk mengetahui apakah iklan rokok yang ditayangkan melalui televisi efektiv dalam mempengaruhi keputusan pembelian
  • Untuk mengetahui apakah ada perbedaan signifikan antara perilaku konsumen rokok perempuan dan laki-laki
  • Untuk mengetahui apakah ada perbedaan respon antara konsumen kelas atas dan menengah terhadap produk ‘tempat belanja
  • Untuk mengetahui apakah variabel budaya, sosial, personal dan psikologi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pemilihan universitas
  • Untuk mengetahui bagaimana perilaku ibu-ibu dalam merespon iklan deterjen yang ditayangkan melalui televisi.
  • Dll


Silahkan isi absensi  

Password : RisetSDM004


Latihan : Tugas 4

Buatlah rumusan masalah penelitian ( dari rencana penelitian kamu untuk skripsi) dengan memuat

1. Judul penelitian

2. Sebutkan variable dalam judul tersebut (baca menentukan variable X dan Y dalam judul penelitian)

3. Sebutkan minimal 3point penting tujuan penelitian

4. Buatlah latarbelakang penelitian minimal 3 s.d 5 paragraf

5. Buat dengan original tidak copypaste, Sebagai rencana Awal penelitian skripsi anda

6. Format pdf/word upload di LMS pada kolom Tugas 4


Kalau mau bertanya silahkan tinggalkan pesan pada kolom komentar!


Tidak ada komentar untuk "Rumusan masalah dan Tinjauan Pustaka pada Riset Pemasaran"